Jangan Lupa Cek Kondisi Rem Kendaraan di Saat Musim Hujan!

Rem menjadi salah satu komponen vital keselamatan berkendara yang berfungsi untuk memperlambat laju mobil hingga berhenti, dan menghindarkan dari kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Untuk itu, penting sekali bagi pemiliki kendaraan untuk memperhatikan kondisi rem. Apalagi saat musim hujan, permukaan jalan yang cenderung licin dan basah membuat jarak pengereman kendaraan pastinya akan bertambah dibanding saat permukaan jalan yang kering. Pada dasarnya performa rem dapat dirasakan oleh pengemudi saat berkendara. Namun demikian, pemeriksaan berkala juga sangat disarankan untuk memastikan kelayakan komponen rem lebih lanjut.

Nah, bagian-bagiang yang harus diperiksa pada bagian rem:

1. Periksa piringan cakram dan kampas rem
Jika kampas rem ditemukan sudah tipis atau habis maka harus segera diganti. Jika masih cukup tebal, maka dibersihkan saja sudah cukup. Begitupun dengan piringan cakram bisa saja mengalami keausan yang tidak merata, akibatnya ketika mengerem akan berpotensi menimbulkan getaran yang bisa terasa di pedal rem. Kalau sudah begitu harus dicek apakah piringan masih bisa dibubut atau sudah harus diganti. Jika perlu dilakukan pembubutan, sangat disarankan/rekomendasi menggunakan alat bubut langsung di kendaraan untuk hasil maksimal.

2. Pemeriksaan kondisi dan penggantian minyak rem
Pastikan untuk melakukan pemeriksaan kondisi minyak rem tangki cadangan minyak rem secara rutin seminggu sekali bersama dengan pemeriksaan komponen lainnya. Selain itu, sebaiknya mengikuti anjuran penggantian minyak rem setiap 40.000 km dengan minyak rem yang direkomendasikan di dalam Owner Manual ataupun bengkel resmi. Jika sebelum mencapai batas jarak minimal tersebut dan minyak rem sudah habis kemunginan ada kebocoran yang harus segera diperiksakan.

Pemeriksaan rem ini sebaiknya dilakukan di bengkel resmi, guna mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk itu, selalu lakukan perawatan berkala di bengkel resmi pada komponen rem ini sebelum terjadinya kerusakan. Perawatan secara rutin tetap lebih baik daripada memperbaiki saat kerusakan terjadi, apalagi untuk piranti rem yang memiliki peran vital ketika berkendara.

Share this Article

Related Posts