Search
Close this search box.

Ini dia Cara Sederhana Rawat Speaker Biar Berumur Panjang

Berbicara hiburan pada mobil, fungsi audio dan perangkat pendukungnya seperti driver speaker semakin berperan penting. Tanpa adanya audio dengan driver speaker berkualitas, hiburan dalam mobil seperti musik dan video dari perangkat head unit akan kurang optimal.

Kendati begitu, para pemilik mobil tetap harus menjaga, agar komponen entertainment ini dapat terus berkualitas dan awet. Memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan, demi menjaga sekaligus memperpanjang usia driver speaker di dalam mobil.
Setidaknya ada empat langkah yang perlu diperhatikan dalam merawat speaker mobil Anda. Penasaran? Simak ulasan ini sampai habis:

Hindari Suhu Panas

Ruangan dengan suhu yang sejuk, akan berpengaruh cukup besar dalam menjaga dan memperpanjang masa hidup driver speaker pada mobil. Driver speaker yang ditempatkan pada kabin mobil pasti mengikuti mobilitas dan suhu mobil pula. Untuk menjaga dan membuat driver speaker awet yakni cukup dengan menghindari parkir mobil di tempat yang panas, atau terpapar sinar matahari secara langsung. Karena berisiko dapat menyebabkan suhu ruangan menjadi sangat panas.
Upayakan pilih tempat parkir yang cenderung teduh, sehingga suhu ruangan dalam kabin mobil terhindar dari panas ekstrem, karena terlalu terpapar sinar matahari secara langsung.Bila melakukan hal sederhana tersebut, maka pemilik mobil sudah melakukan tindakan menjaga, dan memperpanjang masa hidup driver speaker pada kendaraannya.

Jauhkan Udara Lembab

Hal lain yang harus dicermati dalam menjaga dan memperpanjang masa pakai driver speaker adalah dengan menjaga kelembapan udara di dalam mobil. Memang harus diakui, menjaga kelembapan udara di daerah tropis seperti Indonesia lumayan sulit. Terlebih biasa terjadi saat musim penghujan. Penting sekali dalam menghindari percikan hujan, baik secara langsung maupun tak langsung.
Kondisi driver speaker kecipratan atau terkena imbas embun dari air hujan dapat menyebabkan karat pada bagian internal speakernya. Sehingga berpeluang memperpendek masa hidup driver speaker pada mobil.
Meskipun air hujan tak langsung bersentuhan dengan driver speaker, terlalu dingin atau lembapnya udara pada kabin mobil, bisa membuat embun pada titik-titik tertentu. Jika embun tadi terkumpul pada satu titik, sehingga menyebabkan driver speaker basah, akan membuat terjadinya korosi, bahkan korsleting pada kelistrikan speaker.

Jangan Kontak Langsung dengan Air

Hal ketiga yang kiranya wajib diperhatikan, demi menjaga dan memperpanjang masa hidup speaker mobil adalah menghindari kontak langsung dengan air. Kontak air di sini bukan bersentuhan dengan air hujan atau embun. Melainkan biasanya terjadi pada proses pembersihan driver speaker mobil, melakukan kesalahan. Misalnya pembersihan memakai lap yang dibasahi air, bahkan ada yang langsung menyemprotnya dengan air. Jelas ini merupakan kesalahan fatal.
Karena selain driver speaker harus dijaga dari paparan air hujan, yang cenderung mengandung tingkat keasaman tinggi. Kontak langsung dengan air biasa, walaupun tingkat keasamannya alami, pun tetap wajib dihindari. Meminimalkan korsleting, dan korosi di bagian dalam driver speaker mobil.

Cegah Debu Menumpuk

debu juga merupakan salah satu musuh utama speaker. Memang perlu diakui menghindari debu merupakan hal yang mustahil. Sebaiknya pemilik mobil menggunakan penyedot debu atau kuas halus, untuk membersihkan bagian-bagian speaker secara rutin.


Selain hal-hal tersebut di atas, bagi audiophiles sangat wajib melakukan perawatan rutin, agar kualitas suara di dalam mobil tetap terjaga. Apalagi ada beberapa driver speaker yang buatan tangan. Driver speaker ini sangat sulit untuk di servis bila ada kerusakan. Jadi harus dirawat dan diperhatikan secara istimewa.

Share this Article

Related Posts