Search
Close this search box.

Bolehkah Menyalakan AC Mobil Saat Parkir, Ini Penjelasannya

Perjalanan jauh dengan mobil mengharuskan istirahat sementara di tempat perhentian. Sayangnya, cuaca yang kurang bersahabat membuat pengemudi menyalakan AC sepanjang saat, termasuk mobil dalam keadaan parkir hal ini menimbulkan pertanyaan, bolehkah menyalakan AC mobil saat kondisi parkir agar suasana tetap sejuk?

Menyalakan AC Mobil saat Parkir

Menyalakan AC saat parkir tidak hanya dilakukan saat istirahat dari perjalanan jauh. Hal ini pun dilakukan sewaktu menunggu di dalam mobil. Mobil dalam keadaan terparkir, tapi mesinnya tetap menyala sehingga AC-nya tetap berembus. Menunggu di mobil tidak akan membosankan karena ada AC dan head unit yang terus menyala sebagai hiburan.
Tidak masalah menyalakan dua komponen tersebut saat mengendarai mobil. Arus aki mobil akan terus terisi dan tergantikan selama mobil dalam keadaan menyala. Namun, bagaimana AC dan audio terus menyala saat mobil dalam keadaan parkir?
Mesin mobil yang terus menyala, termasuk AC dan audio sebenarnya tidak ada masalah jika dilakukan dalam waktu singkat terhadap kondisi mesin dan kelistrikan. Namun sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu yang lama. Hal yang harus Anda memperhatikan lingkungan sekitar mobil. Dengan kondisi mesin menyala, artinya gas buang dari knalpot terus keluar dan dapat membahayakan orang di sekitar mobil. Bahkan juga bisa membuat bahaya fatal bagi penumpang.
Mesin mobil yang mengeluarkan gas buang melalui knalpot , seperti hidrokarbon (HC), karbonmonoksida (CO), dan Nitrogen Oksida (NO). Di antara ketiganya, CO merupakan gas yang berbahaya bagi manusia jika terhirup dengan paparan yang berlebihan. Emisi buang ini bisa sangat berbahaya jika dihirup terus menerus oleh orang di dekat mobil tersebut. Bahkan jika gas buang tersebut masuk ke kabin lewat berbagai celah sempit yang tersedia, terutama saat mobil parkir dan mesinnya menyala, akan membahayakan penumpang dan pengemudi di dalamnya.
Bahaya ini semakin bertambah apabila jendela kabin mobil berada dalam kondisi tertutup rapat. Akibatnya, gas tersebut terperangkap di dalam kabin mobil dan akhirnya terhirup oleh penumpang. Masalahnya tidak sekedar pada pemborosan bensin, tapi kesehatan dan keselamatan penumpang.
Kalaupun dinyalakan tanpa penumpang di dalamnya, masalah ini masih berisiko. Gas buang yang terkumpul dalam kabin membutuhkan waktu untuk sepenuhnya hilang. Penumpang atau pengemudi yang langsung masuk ke mobil dalam kondisi ini pun tidak sengaja akan menghirup gasnya.

Usahakan Untuk Membuka Sedikit Jendela Anda Untuk Ventilasi

Jika tetap ingin menyalakan AC usahakan untuk membuka jendelanya. Saran ini harus dilakukan agar gas buang dalam kabin terdorong keluar. Selain itu, sirkulasi udara juga tetap lancar sehingga pernapasan penumpang tidak ikut terganggu. Namun, potensi masalah ini tidak terjadi saat mobil dalam keadaan berjalan. Saat mengendarai mobil, gas buang dari mobil tidak akan naik dan masuk ke dalam kabin lantaran terdorong ke belakang.
Jadi, jika hendak menyalakan AC sambil parkir dalam kondisi mesin menyala jangan dilakukan dalam waktu yang lama. Jika ada orang di sekitar mobil, sebaiknya jangan lakukan hal tersebut. Gas buang dan suara mesin mobil tentu bukan akan sangat mengganggu kenyamanan orang lain.

Share this Article

Related Posts