NOW LOADING

7 Kesalahan Pengemudi Mobil Manual

Beranda Berita 7 Kesalahan Pengemudi Mobil Manual
7 Kesalahan Pengemudi Mobil Manual
27 August 2021
“Real Man Use Three Pedals”, kalimat ini sering kita temui di stiker yang terdapat di mobil-mobil ketika kita berkendara. Kalimat itu mengisyaratkan bahwa pengemudi mobil manual lebih ahli dibandingkan pengemudi mobil automatic. Padahal nyatanya, masih banyak kesalahan yang dilakukan oleh pengemudi mobil yang identik dengan 3 pedal ini. Meski tidak mengakibatkan kecelakaan, bila kesalahan ini terus dilakukan oleh pengemudi mobil manual maka komponen mobil akan cepat rusak dan boros bahan bakar.

Kira-kira kesalahan apa saja yang biasa dilakukan dan banyak tidak disadari? Berikut ini kami rangkum penjelasannya.

1. Tidak Memperhatikan Posisi Tuas Transmisi Saat Menyalakan Mesin
Kesalahan ini sering terjadi, khususnya pada pengemudi pemula yang terburu-buru untuk menyalakan mesin mobil. Mereka langsung menyalakan mesin mobil tanpa melihat posisi tuas transmisi yang harusnya pada posisi Netral (N). Hal ini membahayakan apabila ada mobil di depan atau di belakang kita. Ada juga beberapa kebiasaan supir start gigi 2 demi menghemat waktu dan simple padahal hal ini sangat tidak direkomendasikan.

2. Tidak Memperhatikan Posisi Tuas Transmisi Saat Menyalakan Mesin
Kesalahan ini sering terjadi khususnya pada pengemudi pemula yang terburu-buru untuk menyalakan mesin mobil. Mereka langsung menyalakan mesin mobil tanpa melihat posisi tuas transmisi yang harusnya pada posisi Netral (N). Hal ini membahayakan apabila ada mobil di depan atau di belakang kita.

3. Selalu Menyandarkan Tangan di Tuas Persneling Ketika Mobil Berjalan
Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, namun bisa berbahaya ketika tangan membutuhkan reflek yang cepat ketika harus bermanuver. Selain mengakibatkan komponen kopling jadi cepat aus dan rusak, dikhawatirkan tanpa sengaja tuas persneling tergeser apabila tangan terus menumpu di atasnya.

4. Memindahkan Gigi Transmisi Tidak Sesuai dengan Putaran Mesin
Hal ini sering ditemui khususnya pada pengemudi pemula. Pengemudi terlalu cepat memindahkan gigi transmisi ketika putaran mesin masih rendah, bahkan juga sebaliknya pengemudi tidak segera memindahkan gigi transmisi ketika putaran mesin sudah tinggi sehingga terdengar suara meraung. Kebiasaan ini berbahaya karena mengakitbakan komponen mesin cepat jebol.

5. Segera ganti gigi ketika mobil sudah meraung
Pastikan berkendara dengan mode icon aktif. Pada saat rpm sebelum diatas 3.000 maka sebaiknya segera mengganti gigi agar mesin tidak meraung dan cepat rusak.

6. Menyandarkan Telapak Kaki di Pedal Kopling
Banyak pengemudi mobil manual yang terbiasa menyandarkan kaki kiri pada pedal kopling ketika mobil sudah berjalan, meskipun tidak membahayakan keselamatan akan tetapi kebiasaan ini dapat mengakibatkan kampas kopling jadi cepat aus. Jadi sebaiknya ketika mobil sudah berjalan jangan sandarkan kaki kiri Anda pada pedal kopling.

7. Menginjak Kopling Ketika Berhenti di Lampu Merah
Kesalahan ini tak hanya dilakukan oleh pemula, bahkan kerap kali dilakukan oleh pengemudi mobil manual yang sudah professional. Terkadang rasa malas atau khawatir mesin mati ketika sudah waktunya berjalan, membuat pengemudi menginjak kopling pada posisi gigi 1 saat di lampu merah. Alih-alih langsung tancap gas ketika lampu sudah hijau, tetapi malah berakibat kaki menjadi pegal atau engine stall bila kaki tidak sengaja terlepas dari pedal kopling. Lebih baik berhenti pada posisi netral dan rem tangan.
Head Office
Jl. Raya Kalimalang No. 19 Duren Sawit Jakarta Timur 13440
info@arista-group.co.id
Contact Us
Jam Kerja
Jam Kerja Cabang
Senin hingga Minggu : 08.30 - 17.30
Jam Kerja Head Office
Senin hingga Jumat: 08.00 hingga 17.00
Sabtu & Minggu: Tutup
Temukan Kami Di Sini
Sitemap
© 2003 - 2020 ARISTA GROUP | Hak cipta dilindungi
Arista Group © 2019. All Rights Reserved